Lewati ke konten

sohibquran /Al-An'am

S

Sahabat Quran

Mode tamu

6

Al-An'am

Binatang Ternak
Makkiyah165 ayat
الأنعام

Surat Al An'aam (binatang ternak: unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyah, karena hampur seluruh ayat-ayat-Nya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah. Dinamakan Al An'aam karena di dalamnya disebut kata An'aam dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Sumber: Tafsir Kemenag RI

Sesi selesai

Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

Masuk untuk menyimpan riwayat sesi bacaanmu.

Baca dengan tenang. Tandai akhir bacaan dengan ikon bendera untuk melanjutkan nanti.

Ruku' 8 · ayat 61–70
Al-An'am6:61 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَهُوَ ٱلْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِۦ⁠ ۖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَكُمُ ٱلْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُونَ ۝٦١

Wa huwal qaahiru fawqa 'ibaadihee wa yursilu 'alaikum hafazatan hattaaa izaa jaaa'a ahadakumul mawtu tawaffathu rusulunaa wa hum laa yufarritoon

Dan Dialah Penguasa mutlak atas semua hamba-Nya, dan di utus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya dan mereka tidak melalaikan tugasnya.

Al-An'am6:62 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

ثُمَّ رُدُّوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ مَوْلَىٰهُمُ ٱلْحَقِّ⁠ ۚ أَلَا لَهُ ٱلْحُكْمُ وَهُوَ أَسْرَعُ ٱلْحَـٰسِبِينَ ۝٦٢

Summa ruddooo ilallaahi mawlaahumul haqq; alaa lahul hukmu wa Huwa asra'ul haasibeen

Kemudian mereka (hamba-hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah bahwa segala hukum (pada hari itu) ada pada-Nya. Dan Dialah pembuat perhitungan yang paling cepat.

Al-An'am6:63 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

قُلْ مَن يُنَجِّيكُم مِّن ظُلُمَـٰتِ ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ تَدْعُونَهُۥ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً لَّئِنْ أَنجَىٰنَا مِنْ هَـٰذِهِۦ لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلشَّـٰكِرِينَ ۝٦٣

Qul mai yunajjeekum min zulumaatil barri walbahri tad'oonahoo tadarru'anw wa khufyatann la'in anjaanaa min haazihee lanakoonana minash shaakireen

Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, ketika kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah hati dan dengan suara yang lembut?" (Dengan mengatakan), "Sekiranya Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur."

Al-An'am6:64 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

قُلِ ٱللَّهُ يُنَجِّيكُم مِّنْهَا وَمِن كُلِّ كَرْبٍ ثُمَّ أَنتُمْ تُشْرِكُونَ ۝٦٤

Qulil laahu yunajjjeekum minhaa wa min kulli karbin summa antum tushrikoon

Katakanlah (Muhammad), "Allah yang menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan, namun kemudian kamu (kembali) mempersekutukan-Nya."

Al-An'am6:65 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

قُلْ هُوَ ٱلْقَادِرُ عَلَىٰٓ أَن يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِّن فَوْقِكُمْ أَوْ مِن تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ أَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعًا وَيُذِيقَ بَعْضَكُم بَأْسَ بَعْضٍ⁠ ۗ ٱنظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ ٱلْـَٔايَـٰتِ لَعَلَّهُمْ يَفْقَهُونَ ۝٦٥

Qul huwal Qaadiru 'alaaa ai yab'asa 'alaikum 'azaabam min fawqikum aw min tahti arjulikum aw yalbisakum shiya'anw wa yuzeeqa ba'dakum baasa ba'd; unzur kaifa nusarriful Aayaati la'allahum yafqahoon

Katakanlah (Muhammad), "Dialah yang berkuasa mengirimkan azab kepadamu, dari atas atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain." Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kekuasaan Kami) agar mereka memahami (nya).

Al-An'am6:66 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَكَذَّبَ بِهِۦ قَوْمُكَ وَهُوَ ٱلْحَقُّ⁠ ۚ قُل لَّسْتُ عَلَيْكُم بِوَكِيلٍ ۝٦٦

Wa kaz zaba bihee qawmuka wa huwal haqq; qul lastu'alaikum biwakeel

Dan kaummu mendustakannya (azab) padahal (azab) itu benar adanya. Katakanlah (Muhammad), "Aku ini bukanlah penanggung jawab kamu."

Al-An'am6:67 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لِّكُلِّ نَبَإٍ مُّسْتَقَرٌّ⁠ ۚ وَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۝٦٧

Likulli naba im mustaqar runw wa sawfa ta'lamoon

Setiap berita (yang dibawa oleh Rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.

Al-An'am6:68 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَإِذَا رَأَيْتَ ٱلَّذِينَ يَخُوضُونَ فِىٓ ءَايَـٰتِنَا فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا۟ فِى حَدِيثٍ غَيْرِهِۦ⁠ ۚ وَإِمَّا يُنسِيَنَّكَ ٱلشَّيْطَـٰنُ فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ ٱلذِّكْرَىٰ مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ ۝٦٨

Wa izaa ra aital lazeena yakhoodoona feee Aayaatinaa fa a'rid 'anhum hattaa yakkhoodoo fee hadeesin ghairih; wa immaa yunsiyannakash Shaitaanu falaa taq'ud ba'dazzikraa ma'al qawmiz zaalimeen

Apabila engkau (Muhammad) melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka hingga mereka beralih ke pembicaraan lain. Dan jika setan benar-benar menjadikan engkau lupa (akan larangan ini), setelah ingat kembali janganlah engkau duduk bersama orang-orang yang zalim!

Al-An'am6:69 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَمَا عَلَى ٱلَّذِينَ يَتَّقُونَ مِنْ حِسَابِهِم مِّن شَىْءٍ وَلَـٰكِن ذِكْرَىٰ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ ۝٦٩

Wa maa 'alal lazeena yattaqoona min hisaabihim min shai'inw wa laakin zikraa la'allahum yattaqoon

Orang-orang yang bertakwa tidak bertanggung jawab sedikit pun atas (dosa-dosa) mereka; tetapi (berkewajiban) mengingatkan agar mereka (juga) bertakwa.

Al-An'am6:70 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَذَرِ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ دِينَهُمْ لَعِبًا وَلَهْوًا وَغَرَّتْهُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا⁠ ۚ وَذَكِّرْ بِهِۦٓ أَن تُبْسَلَ نَفْسٌۢ بِمَا كَسَبَتْ لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلِىٌّ وَلَا شَفِيعٌ وَإِن تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لَّا يُؤْخَذْ مِنْهَآ⁠ ۗ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ أُبْسِلُوا۟ بِمَا كَسَبُوا۟⁠ ۖ لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌۢ بِمَا كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ ۝٧٠

ع

Wa zaril lazeenat takhazoo deenahum la'ibanwwa lahwanw wa gharrat humul ha yaatud dunyaa; wa zakkir biheee an tubsala nafsum bimaa kasabat laisa lahaa min doonil laahi waliyyunw wa laa shafee'unw wa in ta'dil kulla 'adlil laa yu'khaz minhaa; ulaaa 'ikal lazeena ubsiloo bimaa kasaboo lahum sharaabum min hameeminw wa 'azaabun aleemum bimaa kaanoo yakkfuroon

Tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Alquran agar setiap orang tidak terjerumus (ke dalam neraka), karena perbuatannya sendiri. Tidak ada baginya pelindung dan pemberi syafaat (pertolongan) selain Allah. Dan jika dia hendak menebus dengan segala macam tebusan apa pun, niscaya tidak akan diterima. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan (ke dalam neraka), disebabkan perbuatan mereka sendiri. Mereka mendapat minuman dari air yang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

Ruku' 9 · ayat 71–82
Al-An'am6:71 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

قُلْ أَنَدْعُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَنفَعُنَا وَلَا يَضُرُّنَا وَنُرَدُّ عَلَىٰٓ أَعْقَابِنَا بَعْدَ إِذْ هَدَىٰنَا ٱللَّهُ كَٱلَّذِى ٱسْتَهْوَتْهُ ٱلشَّيَـٰطِينُ فِى ٱلْأَرْضِ حَيْرَانَ لَهُۥٓ أَصْحَـٰبٌ يَدْعُونَهُۥٓ إِلَى ٱلْهُدَى ٱئْتِنَا⁠ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى ٱللَّهِ هُوَ ٱلْهُدَىٰ⁠ ۖ وَأُمِرْنَا لِنُسْلِمَ لِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ۝٧١

Qul anad'oo min doonil laahi maa laa yanfa'unaa wa laa yadurrunaa wa nuraddu 'alaaa a'qaabina ba'da iz hadaanal laahu kallazis tahwat hush Shayaateenu fil ardi hairaana lahooo ashaabuny yad'oo nahooo ilal huda' tinaa; qul inna hudal laahi huwal hudaa wa umirnaa linuslima li Rabbil 'aalameen

Katakanlah (Muhammad), "Apakah kita akan memohon kepada sesuatu selain Allah, yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak (pula) mendatangkan mudarat kepada kita, dan (apakah) kita akan dikembalikan ke belakang, setelah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh setan di bumi, dalam keadaan kebingungan."Kawan-kawannya mengajaknya ke jalan yang lurus (dengan mengatakan), "Ikutilah kami." Katakanlah, "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya); dan kita diperintahkan agar berserah diri kepada Tuhan seluruh alam,

Al-An'am6:72 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَأَنْ أَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّقُوهُ⁠ ۚ وَهُوَ ٱلَّذِىٓ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ ۝٧٢

Wa an aqeemus Salaata wattaqooh; wa Hual lazeee ilaihi tuhsharoon

dan agar melaksanakan salat serta bertakwa kepada-Nya." Dan Dialah Tuhan yang kepada-Nya kamu semua akan dihimpun.

Al-An'am6:73 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ⁠ ۖ وَيَوْمَ يَقُولُ كُن فَيَكُونُ⁠ ۚ قَوْلُهُ ٱلْحَقُّ⁠ ۚ وَلَهُ ٱلْمُلْكُ يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ⁠ ۚ عَـٰلِمُ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ⁠ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْخَبِيرُ ۝٧٣

Wa an Huwal lazee khalaqas samaawaati wal arda bilhaqq; wa Yawma yaqoolu kun fa yakoon; Qawluhul haqq; wa lahul mulku Yawma yunfakhu fis Soor; 'Aalimul Ghaibi wash shahaadah; wa Huwal Hakeemul Khabeer

Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan hak (benar), ketika Dia berkata, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu. Firman-Nya adalah benar, dan milik-Nyalah segala kekuasaan pada waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dialah Yang Mahabijaksana, Mahateliti.

Al-An'am6:74 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

۞ وَإِذْ قَالَ إِبْرَٰهِيمُ لِأَبِيهِ ءَازَرَ أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا ءَالِهَةً⁠ ۖ إِنِّىٓ أَرَىٰكَ وَقَوْمَكَ فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ ۝٧٤

Wa iz qaala Ibraaheemu li abeehi Aazara a-tattakhizu asnaaman aalihatan inneee araaka wa qawmaka fee dalaalim mmubeen

Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya Azar, "Pantaskah engkau menjadikan berhala-berhala itu sebagai tuhan? Sesungguhnya aku melihat engkau dan kaummu dalam kesesatan yang nyata."

Al-An'am6:75 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَكَذَٰلِكَ نُرِىٓ إِبْرَٰهِيمَ مَلَكُوتَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَلِيَكُونَ مِنَ ٱلْمُوقِنِينَ ۝٧٥

Wa kazaalika nureee Ibraaheema malakootas samaawaati wal ardi wa liyakoona minal mooqineen

Dan demikianlah Kami memperlihatkan kepada Ibrahim kekuasaan (Kami yang terdapat) di langit dan di bumi, dan agar dia termasuk orang-orang yang yakin.

Al-An'am6:76 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ ٱلَّيْلُ رَءَا كَوْكَبًا⁠ ۖ قَالَ هَـٰذَا رَبِّى⁠ ۖ فَلَمَّآ أَفَلَ قَالَ لَآ أُحِبُّ ٱلْـَٔافِلِينَ ۝٧٦

Falammaa janna 'alaihil lailu ra aa kawkabaan qaala haaza Rabbee falammaaa afala qaala laaa uhibbul aafileen

Ketika malam telah menjadi gelap, dia (Ibrahim) melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata, "Inilah Tuhanku." Maka ketika bintang itu terbenam dia berkata, "Aku tidak suka kepada yang terbenam."

Al-An'am6:77 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

فَلَمَّا رَءَا ٱلْقَمَرَ بَازِغًا قَالَ هَـٰذَا رَبِّى⁠ ۖ فَلَمَّآ أَفَلَ قَالَ لَئِن لَّمْ يَهْدِنِى رَبِّى لَأَكُونَنَّ مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلضَّآلِّينَ ۝٧٧

Falammmaa ra al qamara baazighan qaala haazaa Rabbee falammmmaaa afala qaala la'il lam yahdinee Rabbee la akoonanna minal qawmid daaalleen

Lalu ketika dia melihat bulan terbit dia berkata, "Inilah Tuhanku." Tetapi ketika bulan itu terbenam dia berkata, "Sungguh, jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat."

Al-An'am6:78 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

فَلَمَّا رَءَا ٱلشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَـٰذَا رَبِّى هَـٰذَآ أَكْبَرُ⁠ ۖ فَلَمَّآ أَفَلَتْ قَالَ يَـٰقَوْمِ إِنِّى بَرِىٓءٌ مِّمَّا تُشْرِكُونَ ۝٧٨

Falammmaa ra ashshamsa baazighatan qaala haazaa Rabbee haazaaa akbaru falammaaa afalat qaala yaa qawmi innee bareee'um mimmaa tushrikoon

Kemudian ketika dia melihat matahari terbit, dia berkata, "Inilah Tuhanku, ini lebih besar."Tetapi ketika matahari terbenam, dia berkata, "Wahai kaumku! Sungguh, aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan."

Al-An'am6:79 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ حَنِيفًا⁠ ۖ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ ۝٧٩

Innnee wajjahtu wajhiya lillazee fataras samaawaati wal arda haneefanw wa maaa ana minal mushrikeen

Aku hadapkan wajahku kepada (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan (mengikuti) agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.

Al-An'am6:80 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَحَآجَّهُۥ قَوْمُهُۥ⁠ ۚ قَالَ أَتُحَـٰٓجُّوٓنِّى فِى ٱللَّهِ وَقَدْ هَدَىٰنِ⁠ ۚ وَلَآ أَخَافُ مَا تُشْرِكُونَ بِهِۦٓ إِلَّآ أَن يَشَآءَ رَبِّى شَيْـًٔا⁠ ۗ وَسِعَ رَبِّى كُلَّ شَىْءٍ عِلْمًا⁠ ۗ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ ۝٨٠

Wa haaajjahoo qawmuh; qaala a-tuh aaajjooonnnee fillaahi wa qad hadaan; wa laaa akhaafu mmaa tushrikoona bihee illaaa ai yashaaa'a Rabbee shai'anw wasi'a Rabbee kulla shai'in 'ilman afalaa tatazakkaroon

Dan kaumnya membantahnya. Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi petunjuk kepadaku? Aku tidak takut kepada (malapetaka dari) apa yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu. Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil pelajaran?

Awalan ayat berikutnya: وَكَيْفَ أَخَافُ مَآ …

Teks Utsmani · Terjemahan Kementerian Agama RI · Quran.com

Pengaturan

Pilih jumlah ayat yang nyaman untuk satu halaman. Posisi bacaanmu tetap disesuaikan.

Pilih ukuran yang nyaman untuk sesi membaca yang panjang.

Audio murottal

Audio murottal

Pilih suara qori yang menemani bacaanmu. Perubahan berlaku setelah halaman dimuat ulang.

Yang akan terjadi

Cari surat, ayat, dan halaman

Memuat tafsir…

Info membaca Al-Qur’an

Adab dan sunnah yang dianjurkan saat membaca Al-Qur’an.

  1. Dalam keadaan suci

    Berwudhu terlebih dahulu dan membaca di tempat yang bersih.

  2. Membersihkan mulut

    Bersiwak atau menggosok gigi, karena mulut adalah jalan bacaan Al-Qur’an.

  3. Menghadap kiblat dengan tenang

    Duduk dengan sopan dan khusyuk, menghadap kiblat bila memungkinkan.

  4. Membaca ta’awudz

    Memohon perlindungan kepada Allah dari setan sebelum membaca (QS. An-Nahl: 98).

  5. Membaca basmalah

    Di awal setiap surah, kecuali surah At-Taubah.

  6. Membaca dengan tartil

    Perlahan dan jelas sesuai kaidah tajwid (QS. Al-Muzzammil: 4).

  7. Memperindah suara

    Membaca dengan suara yang indah tanpa berlebihan.

  8. Merenungkan maknanya

    Tadabbur ayat yang dibaca (QS. Shad: 29).

  9. Memohon dan berlindung

    Memohon rahmat saat melewati ayat rahmat, dan berlindung kepada Allah saat melewati ayat azab.

  10. Sujud tilawah

    Sujud sekali saat membaca atau mendengar ayat sajdah (lihat tab Ayat sajdah).

Bacaan ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm.

Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Daftar hafalan

6. Al-An'am

Memuat daftar ayat…

    Sebagai tamu, catatan disimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya ke akun.

    Pilih kategori untuk ayat ini.

    Lihat semua bookmark

    Daftar bookmark

    Memuat bookmark…

    Kelola di halaman Bookmark

    Pindahkan tanda akhir bacaan?

    Hapus tanda akhir bacaan?

    Ayat mirip & berulang

    Ayat-ayat ini redaksinya hampir sama sehingga mudah tertukar saat menghafal. Kata yang disorot adalah pembedanya.

    Sama Pembeda

    sohibquran
    Kirim masukan
    S

    Sahabat Quran

    Mode tamu

    Nuri berdiri memejamkan mata sambil menangkupkan kedua tangan, memberi salam

    Assalamu’alaikum, aku Nuri!

    Aku akan menemanimu membaca, menghafal, dan murojaah Al-Qur’an. Yuk, kenalan sebentar dengan Sohib Quran.

    Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

    Target harian tercapai

    MasyaAllah, luar biasa!

    Lihat hafalanku