Lewati ke konten

sohibquran /An-Nur

S

Sahabat Quran

Mode tamu

24

An-Nur

Cahaya
Madaniyah64 ayat
النور

Surat An Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyah. Dinamai An Nuur yang berarti Cahaya, diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat ke 35. Dalam ayat ini, Allah s.w.t. menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Al Quran yang mengandung petunjuk-petunjuk. Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta. Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk- petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Sumber: Tafsir Kemenag RI

Sesi selesai

Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

Masuk untuk menyimpan riwayat sesi bacaanmu.

Baca dengan tenang. Tandai akhir bacaan dengan ikon bendera untuk melanjutkan nanti.

Ruku' 3 · ayat 21–26
An-Nur24:21 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

۞ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَـٰنِ⁠ ۚ وَمَن يَتَّبِعْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَـٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأْمُرُ بِٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ⁠ ۚ وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ مَا زَكَىٰ مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ⁠ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ۝٢١

Yaaa aiyuhal lazeena aamanoo laa tattabi'oo khutuwaatish Shaitaan; wa many-yattabi' khutuwaatish Shaitaani fa innahoo yaamuru bilfahshaaa'i walmunkar; wa law laa fadlul laahi 'alaikum wa rahmatuhoo maa zakaa minkum min ahadin abadanw wa laakinnal laaha yuzakkee many-yashaaa'; wallaahu Samee'un 'Aleem

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya dia (setan) menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan mungkar. Kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, niscaya tidak seorang pun di antara kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

An-Nur24:22 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَلَا يَأْتَلِ أُو۟لُوا۟ ٱلْفَضْلِ مِنكُمْ وَٱلسَّعَةِ أَن يُؤْتُوٓا۟ أُو۟لِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْمَسَـٰكِينَ وَٱلْمُهَـٰجِرِينَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ⁠ ۖ وَلْيَعْفُوا۟ وَلْيَصْفَحُوٓا۟⁠ ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَن يَغْفِرَ ٱللَّهُ لَكُمْ⁠ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ۝٢٢

Wa laa yaatali ulul fadli minkum wassa'ati ai yu'tooo ulil qurbaa walmasaakeena walmuhaajireena fee sabeelillaahi walya'foo walyasfahoo; alaa tuhibboona ai yaghfiral laahu lakum; wal laahu Ghafoorur Raheem

Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kerabat(nya), orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka kalau Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

An-Nur24:23 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَرْمُونَ ٱلْمُحْصَنَـٰتِ ٱلْغَـٰفِلَـٰتِ ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ لُعِنُوا۟ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ ۝٢٣

Innal lazeena yarmoonal muhsanaatil ghaafilaatil mu'minaati lu'inoo fid dunyaa wal Aakhirati wa lahum 'azaabun 'azeem

Sungguh, orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik, yang lengah dan beriman (dengan tuduhan berzina), mereka dilaknat di dunia dan di akhirat, dan mereka akan mendapat azab yang besar,

An-Nur24:24 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ۝٢٤

Yawma tashhhadu 'alaihim alsinatuhum wa aideehim wa arjuluhum bimaa kaanoo ya'maloon

pada hari, (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

An-Nur24:25 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمُ ٱللَّهُ دِينَهُمُ ٱلْحَقَّ وَيَعْلَمُونَ أَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ ٱلْمُبِينُ ۝٢٥

Yawma'iziny yuwaf feehimul laahu deenahumul haqqa wa ya'lamoona annal laaha Huwal Haqqul Mubeen

Pada hari itu Allah menyempurnakan balasan yang sebenarnya bagi mereka, dan mereka tahu bahwa Allah Mahabenar, Maha Menjelaskan.

An-Nur24:26 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

ٱلْخَبِيثَـٰتُ لِلْخَبِيثِينَ وَٱلْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَـٰتِ⁠ ۖ وَٱلطَّيِّبَـٰتُ لِلطَّيِّبِينَ وَٱلطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَـٰتِ⁠ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ⁠ ۖ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ ۝٢٦

ع

Alkhabeesaatu lilkha beeseena walkhabeesoona lilkhabeesaati wattaiyibaatu littaiyibeena wattaiyiboona littaiyibaat; ulaaa'ika mubar ra'oona maimma yaqooloona lahum maghfiratunw wa rizqun kareem

Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).

Ruku' 4 · ayat 27–34
An-Nur24:27 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَدْخُلُوا۟ بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا۟ وَتُسَلِّمُوا۟ عَلَىٰٓ أَهْلِهَا⁠ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ ۝٢٧

Yaaa aiyuhal lazeena aamanoo laa tadkhuloo buyootan ghaira buyootikum hatta tastaanisoo wa tusallimoo 'allaa ahlihaa; zaalikum khairul lakum la'allakum tazakkaroon

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.

An-Nur24:28 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

فَإِن لَّمْ تَجِدُوا۟ فِيهَآ أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّىٰ يُؤْذَنَ لَكُمْ⁠ ۖ وَإِن قِيلَ لَكُمُ ٱرْجِعُوا۟ فَٱرْجِعُوا۟⁠ ۖ هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ⁠ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ ۝٢٨

Fa il lam tajidoo feehaaa ahadan falaa tadkhuloohaa hattaa yu'zana lakum wa in qeela lakumurji'oo farji'oo huwa azkaa lakum; wallaahu bimaa ta'maloona 'Aleem

Dan jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu, "Kembalilah!" Maka (hendaklah) kamu kembali. Itu lebih suci bagimu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

An-Nur24:29 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لَّيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَدْخُلُوا۟ بُيُوتًا غَيْرَ مَسْكُونَةٍ فِيهَا مَتَـٰعٌ لَّكُمْ⁠ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا تَكْتُمُونَ ۝٢٩

Laisa 'alaikum junaahun ann tadkhuloo buyootan ghaira maskoonatin feeha mataa'ul lakum; wallaahu ya'lamu maa tubdoona wa maa taktumoon

Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak dihuni, yang di dalamnya ada keperluan kamu; Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.

An-Nur24:30 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا۟ مِنْ أَبْصَـٰرِهِمْ وَيَحْفَظُوا۟ فُرُوجَهُمْ⁠ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ⁠ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ ۝٣٠

Qul lilmu' mineena yaghuuddoo min absaarihim wa yahfazoo furoojahum; zaalika azkaa lahum; innallaaha khabeerum bimaa yasna'oon

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

An-Nur24:31 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَـٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَـٰرِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا⁠ ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ⁠ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ ءَابَآئِهِنَّ أَوْ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَآئِهِنَّ أَوْ أَبْنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ إِخْوَٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ أَخَوَٰتِهِنَّ أَوْ نِسَآئِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُنَّ أَوِ ٱلتَّـٰبِعِينَ غَيْرِ أُو۟لِى ٱلْإِرْبَةِ مِنَ ٱلرِّجَالِ أَوِ ٱلطِّفْلِ ٱلَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا۟ عَلَىٰ عَوْرَٰتِ ٱلنِّسَآءِ⁠ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ⁠ ۚ وَتُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ ٱلْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ۝٣١

Wa qul lilmu'minaati yaghdudna min absaarihinna wa yahfazna furoojahunna wa laa yubdeena zeenatahunna illaa maa zahara minhaa walyadribna bikhumurihinna 'alaa juyoobihinna wa laa yubdeena zeenatahunna illaa libu'oolatihinna aw aabaaa'i hinna aw aabaaa'i bu'oolati hinna aw abnaaa'ihinaa aw abnaaa'i bu'oolatihinnna aw ikhwaanihinnna aw baneee ikhwaanihinna aw banee akhawaatihinna aw nisaaa'i hinna aw maa malakat aimaanuhunna awit taabi'eena ghairi ilil irbati minar rijaali awit tiflillazeena lam yazharoo 'alaa 'awraatin nisaaa'i wala yadribnna bi arjulihinna min zeenatihinn; wa toobooo ilallaahi jammee'an aiyuhal mu'minoona la'allakum tuflihoon

Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai hasrat (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.

An-Nur24:32 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَـٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّـٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ⁠ ۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ⁠ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ ۝٣٢

Wa ankihul ayaamaa minkum was saaliheena min 'ibaadikum wa imaa'kum; iny-yakoonoo fuqaraaa'a yughni himul laahu min fadlih; wal laahu Waasi'un 'Aleem

Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.

An-Nur24:33 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَلْيَسْتَعْفِفِ ٱلَّذِينَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا حَتَّىٰ يُغْنِيَهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ⁠ ۗ وَٱلَّذِينَ يَبْتَغُونَ ٱلْكِتَـٰبَ مِمَّا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُكُمْ فَكَاتِبُوهُمْ إِنْ عَلِمْتُمْ فِيهِمْ خَيْرًا⁠ ۖ وَءَاتُوهُم مِّن مَّالِ ٱللَّهِ ٱلَّذِىٓ ءَاتَىٰكُمْ⁠ ۚ وَلَا تُكْرِهُوا۟ فَتَيَـٰتِكُمْ عَلَى ٱلْبِغَآءِ إِنْ أَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِّتَبْتَغُوا۟ عَرَضَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا⁠ ۚ وَمَن يُكْرِههُّنَّ فَإِنَّ ٱللَّهَ مِنۢ بَعْدِ إِكْرَٰهِهِنَّ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ۝٣٣

Wal yasta'fifil lazeena laa yajidoona nikaahan hata yughniyahumul laahu mi fadlih; wallazeena yabtaghoonal kitaaba mimmaa malakat aimaanukum fakaatiboohum in 'alimtum feehim khairanw wa aatoohum mimmaalil laahil lazeee aataakum; wa laa tukrihoo fatayaatikum 'alal bighaaa'i in aradna tahassunal litabtaghoo 'aradal hayaatid dunyaa; wa mai yukrihhunna fa innal laaha mim ba'di ikraahihinna Ghafoor Raheem

Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (dirinya), sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan jika hamba sahaya yang kamu miliki menginginkan perjanjian (kebebasan), hendaklah kamu buat perjanjian kepada mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa hamba sahaya perempuanmu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri menginginkan kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan kehidupan duniawi. Barangsiapa memaksa mereka, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (kepada mereka) setelah mereka dipaksa.

An-Nur24:34 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَلَقَدْ أَنزَلْنَآ إِلَيْكُمْ ءَايَـٰتٍ مُّبَيِّنَـٰتٍ وَمَثَلًا مِّنَ ٱلَّذِينَ خَلَوْا۟ مِن قَبْلِكُمْ وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ ۝٣٤

ع

Wa laqad anzalnaaa ilaikum Aayaatim mubaiyinaatinw wa masalam minnal lazeena khalaw min qablikum wa maw'izatal lilmuttaqeen

Dan sungguh, Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penjelasan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

Ruku' 5 · ayat 35–40
An-Nur24:35 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

۞ ٱللَّهُ نُورُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ⁠ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ⁠ ۖ ٱلْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ⁠ ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبَـٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ⁠ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ⁠ ۗ يَهْدِى ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ⁠ ۚ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَـٰلَ لِلنَّاسِ⁠ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ ۝٣٥

Allaahu noorus samaawaati wal ard; masalu noorihee kamishkaatin feehaa misbaah; almisbaahu fee zujaajatin azzujaajatu ka annahaa kawkabun durriyyuny yooqadu min shajaratim mubaarakatin zaitoonatil laa shariqiyyatinw wa laa gharbiyyatiny yakaadu zaituhaa yudeee'u wa law alm tamsashu naar; noorun 'alaa noor; yahdil laahu linoorihee mai yashaaa'; wa yadribul laahul amsaala linnaas; wallaahu bikulli shai'in Aleem

Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

An-Nur24:36 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

فِى بُيُوتٍ أَذِنَ ٱللَّهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا ٱسْمُهُۥ يُسَبِّحُ لَهُۥ فِيهَا بِٱلْغُدُوِّ وَٱلْـَٔاصَالِ ۝٣٦

Fee buyootin azinal laahu an turfa'a wa yuzkara feehasmuhoo yusabbihu lahoo feehaa bilghuduwwi wal aasaal

(Cahaya itu) di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (menyucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang,

An-Nur24:37 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

رِجَالٌ لَّا تُلْهِيهِمْ تِجَـٰرَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَن ذِكْرِ ٱللَّهِ وَإِقَامِ ٱلصَّلَوٰةِ وَإِيتَآءِ ٱلزَّكَوٰةِ⁠ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ ٱلْقُلُوبُ وَٱلْأَبْصَـٰرُ ۝٣٧

Rinjaalul laa tulheehim tijaaratunw wa laa bai'un 'an zikril laahi wa iqaamis Salaati wa eetaaa'iz Zakaati yakkhaafoona Yawman tataqallabu feehil quloobu wal absaar

orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah, melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada hari ketika hati dan penglihatan menjadi guncang (hari Kiamat),

An-Nur24:38 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لِيَجْزِيَهُمُ ٱللَّهُ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا۟ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِۦ⁠ ۗ وَٱللَّهُ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ ۝٣٨

Liyajziyahumul laahu ahsana maa 'amiloo wa yazeedahum min fadlih; wal laahu yarzuqu mai yashaaa'u bighairi hisaab

(mereka melakukan itu) agar Allah memberi balasan kepada mereka dengan yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Dia menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki tanpa batas.

An-Nur24:39 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَعْمَـٰلُهُمْ كَسَرَابٍۭ بِقِيعَةٍ يَحْسَبُهُ ٱلظَّمْـَٔانُ مَآءً حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَهُۥ لَمْ يَجِدْهُ شَيْـًٔا وَوَجَدَ ٱللَّهَ عِندَهُۥ فَوَفَّىٰهُ حِسَابَهُۥ⁠ ۗ وَٱللَّهُ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ ۝٣٩

Wallazeena kafarooo a'maaluhum kasaraabim biqee'atiny yahsabuhuz zamaanu maaa'an hattaaa izaa jaaa'ahoo lam yajid hu shai'anw wa wajadal laaha 'indahoo fa waffaahu hisaabah; wallaahu saree'ul hisaab

Dan orang-orang yang kafir, perbuatan mereka seperti fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi apabila didatangi tidak ada apa pun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah baginya. Lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan (amal-amal) dengan sempurna, dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya,

An-Nur24:40 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

أَوْ كَظُلُمَـٰتٍ فِى بَحْرٍ لُّجِّىٍّ يَغْشَىٰهُ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِۦ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِۦ سَحَابٌ⁠ ۚ ظُلُمَـٰتٌۢ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَآ أَخْرَجَ يَدَهُۥ لَمْ يَكَدْ يَرَىٰهَا⁠ ۗ وَمَن لَّمْ يَجْعَلِ ٱللَّهُ لَهُۥ نُورًا فَمَا لَهُۥ مِن نُّورٍ ۝٤٠

ع

Aw kazulumaatin fee bahril lujjiyyiny yaghshaahu mawjum min fawqihee mawjum min fawqihee mawjum min fawqihee sahaab; zulumatum ba'duhaa fawqa ba'din izaaa akhraja yadahoo lam yakad yaraahaa wa mal lam yaj'alil laahu lahoo noora famaa lahoo min noor

atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barang siapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, maka dia tidak mempunyai cahaya sedikit pun.

Awalan ayat berikutnya: أَلَمْ تَرَ أَنَّ …

Teks Utsmani · Terjemahan Kementerian Agama RI · Quran.com

Pengaturan

Pilih jumlah ayat yang nyaman untuk satu halaman. Posisi bacaanmu tetap disesuaikan.

Pilih ukuran yang nyaman untuk sesi membaca yang panjang.

Audio murottal

Audio murottal

Pilih suara qori yang menemani bacaanmu. Perubahan berlaku setelah halaman dimuat ulang.

Yang akan terjadi

Cari surat, ayat, dan halaman

Memuat tafsir…

Info membaca Al-Qur’an

Adab dan sunnah yang dianjurkan saat membaca Al-Qur’an.

  1. Dalam keadaan suci

    Berwudhu terlebih dahulu dan membaca di tempat yang bersih.

  2. Membersihkan mulut

    Bersiwak atau menggosok gigi, karena mulut adalah jalan bacaan Al-Qur’an.

  3. Menghadap kiblat dengan tenang

    Duduk dengan sopan dan khusyuk, menghadap kiblat bila memungkinkan.

  4. Membaca ta’awudz

    Memohon perlindungan kepada Allah dari setan sebelum membaca (QS. An-Nahl: 98).

  5. Membaca basmalah

    Di awal setiap surah, kecuali surah At-Taubah.

  6. Membaca dengan tartil

    Perlahan dan jelas sesuai kaidah tajwid (QS. Al-Muzzammil: 4).

  7. Memperindah suara

    Membaca dengan suara yang indah tanpa berlebihan.

  8. Merenungkan maknanya

    Tadabbur ayat yang dibaca (QS. Shad: 29).

  9. Memohon dan berlindung

    Memohon rahmat saat melewati ayat rahmat, dan berlindung kepada Allah saat melewati ayat azab.

  10. Sujud tilawah

    Sujud sekali saat membaca atau mendengar ayat sajdah (lihat tab Ayat sajdah).

Bacaan ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm.

Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Daftar hafalan

24. An-Nur

Memuat daftar ayat…

    Sebagai tamu, catatan disimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya ke akun.

    Pilih kategori untuk ayat ini.

    Lihat semua bookmark

    Daftar bookmark

    Memuat bookmark…

    Kelola di halaman Bookmark

    Pindahkan tanda akhir bacaan?

    Hapus tanda akhir bacaan?

    Ayat mirip & berulang

    Ayat-ayat ini redaksinya hampir sama sehingga mudah tertukar saat menghafal. Kata yang disorot adalah pembedanya.

    Sama Pembeda

    sohibquran
    Kirim masukan
    S

    Sahabat Quran

    Mode tamu

    Nuri berdiri memejamkan mata sambil menangkupkan kedua tangan, memberi salam

    Assalamu’alaikum, aku Nuri!

    Aku akan menemanimu membaca, menghafal, dan murojaah Al-Qur’an. Yuk, kenalan sebentar dengan Sohib Quran.

    Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

    Target harian tercapai

    MasyaAllah, luar biasa!

    Lihat hafalanku