Lewati ke konten

sohibquran /Al-Anbya

S

Sahabat Quran

Mode tamu

21

Al-Anbya

Para Nabi
Makkiyah112 ayat
الأنبياء

Surat Al Anbiyaa' yang terdiri atas 112 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah. Dinamai surat ini dengan al anbiyaa'(nabi-nabi), karena surat ini mengutarakan kisah beberapa orang nabi. Permulaan surat Al Anbiyaa' menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari berhisab, kemudian berhubung adanya pengingkaran kaum musyrik Mekah terhadap wahyu yang dibawa Nabi Muhammad s.a.w. maka ditegaskan Allah, kendatipun nabi-nabi itu manusia biasa, akan tetapi masing-masing mereka adalah manusia yang membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan keharusan manusia menyembah Allah Tuhan Penciptanya. Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi itu, akan diazab Allah didunia dan di akhirat nanti. Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dengan umatnya. Akhirnya surat itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad s.a.w supaya tidak mengalami apa yang telah dialami oleh umat-umat yang dahulu.

Sumber: Tafsir Kemenag RI

Sesi selesai

Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

Masuk untuk menyimpan riwayat sesi bacaanmu.

Baca dengan tenang. Tandai akhir bacaan dengan ikon bendera untuk melanjutkan nanti.

Al-Anbya21:21 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

أَمِ ٱتَّخَذُوٓا۟ ءَالِهَةً مِّنَ ٱلْأَرْضِ هُمْ يُنشِرُونَ ۝٢١

Amit takhazooo aalihatam minal ardi hum yunshiroon

Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang yang mati)?

Al-Anbya21:22 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لَوْ كَانَ فِيهِمَآ ءَالِهَةٌ إِلَّا ٱللَّهُ لَفَسَدَتَا⁠ ۚ فَسُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ رَبِّ ٱلْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُونَ ۝٢٢

Law kaana feehimaaa aalihatun illal laahu lafasadataa; fa-Subhaanal laahi Rabbil 'Arshi 'ammaa yasifoon

Seandainya pada keduanya (di langit dan di bumi) ada tuhan-tuhan selain Allah, tentu keduanya telah binasa. Mahasuci Allah yang memiliki Arasy, dari apa yang mereka sifatkan.

Al-Anbya21:23 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لَا يُسْـَٔلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْـَٔلُونَ ۝٢٣

Laa yus'alu 'ammaa yaf'alu wa hum yus'aloon

Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya.

Al-Anbya21:24 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

أَمِ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً⁠ ۖ قُلْ هَاتُوا۟ بُرْهَـٰنَكُمْ⁠ ۖ هَـٰذَا ذِكْرُ مَن مَّعِىَ وَذِكْرُ مَن قَبْلِى⁠ ۗ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ٱلْحَقَّ⁠ ۖ فَهُم مُّعْرِضُونَ ۝٢٤

Amit takhazoo min doonihee aalihatan qul haatoo burhaanakum haaza zikru mam ma'iya wa zikru man qablee; bal aksaruhum laa ya'lamoonal haqqa fahum mu'ridoon

Atau apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia? Katakanlah (Muhammad), "Kemukakanlah alasan-alasanmu! (Alquran) ini adalah peringatan bagi orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang sebelumku." Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.

Al-Anbya21:25 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِىٓ إِلَيْهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدُونِ ۝٢٥

Wa maaa arsalnaa min qablika mir Rasoolin illaa nooheee ilaihi annahoo laaa ilaaha illaaa Ana fa'budoon

Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, "bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku!"

Al-Anbya21:26 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَلَدًا⁠ ۗ سُبْحَـٰنَهُۥ⁠ ۚ بَلْ عِبَادٌ مُّكْرَمُونَ ۝٢٦

Wa qaalut takhazar Rahmaanu waladan Subhaanah; bal 'ibaadum mkkramoon

Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pengasih telah menjadikan (malaikat) sebagai anak." Mahasuci Dia. Sebenarnya mereka (para malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan,

Al-Anbya21:27 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لَا يَسْبِقُونَهُۥ بِٱلْقَوْلِ وَهُم بِأَمْرِهِۦ يَعْمَلُونَ ۝٢٧

Laa yasbiqoonahoo bil qawli wa hum bi amrihee ya'maloon

mereka tidak berbicara mendahului-Nya dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.

Al-Anbya21:28 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ٱرْتَضَىٰ وَهُم مِّنْ خَشْيَتِهِۦ مُشْفِقُونَ ۝٢٨

Ya'lamu maa baina aideehim wa maa khalfahum wa laa yashfa'oona illaa limanir tadaa wa hum min khash yatihee mushfiqoon

Dia (Allah) mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.

Al-Anbya21:29 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

۞ وَمَن يَقُلْ مِنْهُمْ إِنِّىٓ إِلَـٰهٌ مِّن دُونِهِۦ فَذَٰلِكَ نَجْزِيهِ جَهَنَّمَ⁠ ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلظَّـٰلِمِينَ ۝٢٩

ع

Wa mai yaqul minhum inneee ilaahum min doonihee fazaalika najzeehi Jahannam; kazaalika najziz zaalimeen

Dan barang siapa di antara mereka berkata, "Sungguh, aku adalah tuhan selain Allah," maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahanam. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang zalim.

Ruku' 3 · ayat 30–41
Al-Anbya21:30 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

أَوَلَمْ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَـٰهُمَا⁠ ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ⁠ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ ۝٣٠

Awalam yaral lazeena kafarooo annas samaawaati wal arda kaanataa ratqan faftaqnaahumaa wa ja'alnaa minal maaa'i kulla shai'in haiyin afalaa yu'minoon

Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?

Al-Anbya21:31 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَجَعَلْنَا فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَّعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ ۝٣١

Wa ja'alnaa fil ardi rawaasiya an tameeda bihim wa ja'alnaa feehaa fijaajan subulal la'allahum yahtadoon

Dan Kami telah menjadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar ia (tidak) guncang bersama mereka, dan Kami jadikan (pula) di sana jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.

Al-Anbya21:32 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَجَعَلْنَا ٱلسَّمَآءَ سَقْفًا مَّحْفُوظًا⁠ ۖ وَهُمْ عَنْ ءَايَـٰتِهَا مُعْرِضُونَ ۝٣٢

Wa ja'alnas samaaa'a saqfam mahfoozanw wa hum 'an Aayaatihaa mu'ridoon

Dan Kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara, namun mereka tetap berpaling dari tanda-tanda (kebesaran Allah) itu (matahari, bulan, angin, awan, dan lain-lain).

Al-Anbya21:33 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ⁠ ۖ كُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ ۝٣٣

Wa Huwal lazee khalaqal laila wannahaara washshamsa wal qamara kullun fee falakiny yashbahoon

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.

Al-Anbya21:34 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ ٱلْخُلْدَ⁠ ۖ أَفَإِي۟ن مِّتَّ فَهُمُ ٱلْخَـٰلِدُونَ ۝٣٤

Wa maa ja'alnaa libasharim min qablikal khuld; afaimmitta fahumul khaalidoon

Dan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia sebelum engkau (Muhammad); maka jika engkau wafat, apakah mereka akan kekal?

Al-Anbya21:35 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ⁠ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً⁠ ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ ۝٣٥

Kullu nafsin zaaa'iqatul mawt; wa nablookum bishsharri walkhairi fitnatanw wa ilainaa turja'oon

Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.

Al-Anbya21:36 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَإِذَا رَءَاكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَـٰذَا ٱلَّذِى يَذْكُرُ ءَالِهَتَكُمْ وَهُم بِذِكْرِ ٱلرَّحْمَـٰنِ هُمْ كَـٰفِرُونَ ۝٣٦

Wa izaa ra aakal lazeena kafarooo iny-yattakhizoonaka illa huzuwaa; ahaazal lazee yazkuru aalihatakum wa hum bi zikrir Rahmaani hum kaafiroon

Dan apabila orang-orang kafir itu melihat engkau (Muhammad), mereka hanya memperlakukan engkau menjadi bahan ejekan. (Mereka mengatakan), "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhanmu?" Padahal mereka orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pengasih.

Al-Anbya21:37 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

خُلِقَ ٱلْإِنسَـٰنُ مِنْ عَجَلٍ⁠ ۚ سَأُو۟رِيكُمْ ءَايَـٰتِى فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ ۝٣٧

Khuliqal insaanu min 'ajal; sa ureekum Aayaatee falaa tasta'jiloon

Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya.

Al-Anbya21:38 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ ۝٣٨

Wa yaqooloona mataa haazal wa'du in kuntum saadiqeen

Dan mereka berkata, "Kapankah janji itu (akan datang), jika kamu orang yang benar?"

Al-Anbya21:39 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لَوْ يَعْلَمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ حِينَ لَا يَكُفُّونَ عَن وُجُوهِهِمُ ٱلنَّارَ وَلَا عَن ظُهُورِهِمْ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ ۝٣٩

Law ya'lamul lazeena kafaroo heena laa yakuffoona 'anw wujoohihimun Naara wa laa 'an zuhoorihim wa laa hum yunsaroon

Seandainya orang kafir itu mengetahui, ketika mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari wajah dan punggung mereka, sedang mereka tidak mendapat pertolongan (tentulah mereka tidak meminta disegerakan).

Al-Anbya21:40 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

بَلْ تَأْتِيهِم بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ ۝٤٠

Bal taateehim baghtatan fatabhatuhum falaa yastatee'oona raddahaa wa laa hum yunzaroon

Sebenarnya (hari Kiamat) itu akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, lalu mereka menjadi panik; maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) diberi penangguhan (waktu).

Awalan ayat berikutnya: وَلَقَدِ ٱسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ …

Teks Utsmani · Terjemahan Kementerian Agama RI · Quran.com

Pengaturan

Pilih jumlah ayat yang nyaman untuk satu halaman. Posisi bacaanmu tetap disesuaikan.

Pilih ukuran yang nyaman untuk sesi membaca yang panjang.

Audio murottal

Audio murottal

Pilih suara qori yang menemani bacaanmu. Perubahan berlaku setelah halaman dimuat ulang.

Yang akan terjadi

Cari surat, ayat, dan halaman

Memuat tafsir…

Info membaca Al-Qur’an

Adab dan sunnah yang dianjurkan saat membaca Al-Qur’an.

  1. Dalam keadaan suci

    Berwudhu terlebih dahulu dan membaca di tempat yang bersih.

  2. Membersihkan mulut

    Bersiwak atau menggosok gigi, karena mulut adalah jalan bacaan Al-Qur’an.

  3. Menghadap kiblat dengan tenang

    Duduk dengan sopan dan khusyuk, menghadap kiblat bila memungkinkan.

  4. Membaca ta’awudz

    Memohon perlindungan kepada Allah dari setan sebelum membaca (QS. An-Nahl: 98).

  5. Membaca basmalah

    Di awal setiap surah, kecuali surah At-Taubah.

  6. Membaca dengan tartil

    Perlahan dan jelas sesuai kaidah tajwid (QS. Al-Muzzammil: 4).

  7. Memperindah suara

    Membaca dengan suara yang indah tanpa berlebihan.

  8. Merenungkan maknanya

    Tadabbur ayat yang dibaca (QS. Shad: 29).

  9. Memohon dan berlindung

    Memohon rahmat saat melewati ayat rahmat, dan berlindung kepada Allah saat melewati ayat azab.

  10. Sujud tilawah

    Sujud sekali saat membaca atau mendengar ayat sajdah (lihat tab Ayat sajdah).

Bacaan ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm.

Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Daftar hafalan

21. Al-Anbya

Memuat daftar ayat…

    Sebagai tamu, catatan disimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya ke akun.

    Pilih kategori untuk ayat ini.

    Lihat semua bookmark

    Daftar bookmark

    Memuat bookmark…

    Kelola di halaman Bookmark

    Pindahkan tanda akhir bacaan?

    Hapus tanda akhir bacaan?

    Ayat mirip & berulang

    Ayat-ayat ini redaksinya hampir sama sehingga mudah tertukar saat menghafal. Kata yang disorot adalah pembedanya.

    Sama Pembeda

    sohibquran
    Kirim masukan
    S

    Sahabat Quran

    Mode tamu

    Nuri berdiri memejamkan mata sambil menangkupkan kedua tangan, memberi salam

    Assalamu’alaikum, aku Nuri!

    Aku akan menemanimu membaca, menghafal, dan murojaah Al-Qur’an. Yuk, kenalan sebentar dengan Sohib Quran.

    Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

    Target harian tercapai

    MasyaAllah, luar biasa!

    Lihat hafalanku