Lewati ke konten

sohibquran /An-Nahl

S

Sahabat Quran

Mode tamu

16

An-Nahl

Lebah Madu
Makkiyah128 ayat
النحل

Surat ini terdiri atas 128 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamakan An Nahl yang berarti lebah karena di dalamnya, terdapat firman Allah s.w.t. ayat 68 yang artinya : "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah." Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia. Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Al Quranul Karim. Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69). Sedang Al Quran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. (Lihat surat (10) Yunus ayat 57 dan surat (17) Al Isra' ayat 82). Surat ini dinamakan pula "An Ni'am" artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan pelbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Sumber: Tafsir Kemenag RI

Sesi selesai

Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

Masuk untuk menyimpan riwayat sesi bacaanmu.

Baca dengan tenang. Tandai akhir bacaan dengan ikon bendera untuk melanjutkan nanti.

Ruku' 14 · ayat 101–110
An-Nahl16:101 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَإِذَا بَدَّلْنَآ ءَايَةً مَّكَانَ ءَايَةٍ⁠ ۙ وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُنَزِّلُ قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مُفْتَرٍۭ⁠ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ۝١٠١

Wa izaa baddalnaaa Aayatam makaana Aayatinw wal laahu a'lamu bimaa yunazzilu qaalooo innamaa anta muftar; bal aksaruhum laa ya'lamoon

Dan apabila Kami mengganti suatu ayat dengan ayat yang lain, dan Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata, "Sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah mengada-ada saja." Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui.

An-Nahl16:102 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

قُلْ نَزَّلَهُۥ رُوحُ ٱلْقُدُسِ مِن رَّبِّكَ بِٱلْحَقِّ لِيُثَبِّتَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ ۝١٠٢

Qul nazzalahoo Roohul Qudusi mir Rabbika bilhaqqi liyusabbital lazeena aamanoo wa hudanw wa bushraa lilmuslimeen

Katakanlah, "Rohulkudus (Jibril) menurunkan Alquran itu dari Tuhanmu dengan kebenaran, untuk meneguhkan (hati) orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang yang berserah diri (kepada Allah)."

An-Nahl16:103 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُۥ بَشَرٌ⁠ ۗ لِّسَانُ ٱلَّذِى يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِىٌّ وَهَـٰذَا لِسَانٌ عَرَبِىٌّ مُّبِينٌ ۝١٠٣

Wa laqad na'lamu annahum yaqooloona innamaa yu'allimuhoo bashar; lisaanul lazee yulhidoona ilaihi a'ja miyyunw wa haaza lisaanun 'Arabiyyum mubeen

Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata, "Sesungguhnya Alquran itu hanya diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)." Bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa Muhammad belajar) kepadanya adalah bahasa 'Ajam, padahal ini (Alquran) adalah dalam bahasa Arab yang jelas.

An-Nahl16:104 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

إِنَّ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ لَا يَهْدِيهِمُ ٱللَّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ ۝١٠٤

Innal lazeena laa yu'minoona bi Aayaatil laahi laa yahdehimul laahu wa lahum 'azaabun aleem

Sesungguhnya orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Alquran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan mereka akan mendapat azab yang pedih.

An-Nahl16:105 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

إِنَّمَا يَفْتَرِى ٱلْكَذِبَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ⁠ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَـٰذِبُونَ ۝١٠٥

Innamaa yaftaril kazibal lazeena laa yu'minoona bi Aayaatil laahi wa ulaaa'ika humul kaaziboon

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah pembohong.

An-Nahl16:106 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

مَن كَفَرَ بِٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ إِيمَـٰنِهِۦٓ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُۥ مُطْمَئِنٌّۢ بِٱلْإِيمَـٰنِ وَلَـٰكِن مَّن شَرَحَ بِٱلْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ ۝١٠٦

man kafara billaahi mim ba'di eemaanihee illaa man ukriha wa qalbuhoo mutmma'innum bil eemaani wa laakim man sharaha bilkufri sadran fa'alaihim ghadabum minal laahi wa lahum 'azaabun 'azeem

Barang siapa kafir kepada Allah setelah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan mereka akan mendapat azab yang besar.

An-Nahl16:107 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ ٱسْتَحَبُّوا۟ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا عَلَى ٱلْـَٔاخِرَةِ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْكَـٰفِرِينَ ۝١٠٧

Zaalika bi annahumus tahabbul hayaatad dunyaa 'alal Aakhirati wa annal laaha laa yahdil qawmal kaafireen

Yang demikian itu disebabkan karena mereka lebih mencintai kehidupan dunia daripada akhirat, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.

An-Nahl16:108 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ طَبَعَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَسَمْعِهِمْ وَأَبْصَـٰرِهِمْ⁠ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْغَـٰفِلُونَ ۝١٠٨

Ulaaa'ikal lazeena taba'al laahu 'alaa quloobihim wa sam'ihim wa absaarihim wa ulaaa'ika humul ghaafiloon

Mereka itulah orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci oleh Allah. Mereka itulah orang yang lalai.

An-Nahl16:109 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ ۝١٠٩

Laa jarama annnahum fil Aakhirati humul khassiroon

Pastilah mereka termasuk orang yang rugi di akhirat nanti.

An-Nahl16:110 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ هَاجَرُوا۟ مِنۢ بَعْدِ مَا فُتِنُوا۟ ثُمَّ جَـٰهَدُوا۟ وَصَبَرُوٓا۟ إِنَّ رَبَّكَ مِنۢ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ ۝١١٠

ع

Summa inna Rabbaka lillazeena haajaroo mim ba'dimaa futinoo summma jaahadoo wa sabaroo inna Rabbaka mim ba'dihaa la Ghafoorur Raheem

Kemudian Tuhanmu (pelindung) bagi orang yang berhijrah setelah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan bersabar, sungguh, Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Ruku' 15 · ayat 111–119
An-Nahl16:111 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

۞ يَوْمَ تَأْتِى كُلُّ نَفْسٍ تُجَـٰدِلُ عَن نَّفْسِهَا وَتُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ ۝١١١

Yawma taatee kullu nafsin tujaadilu 'an nafsihaa wa tuwaffaa kullu nafsim maa 'amilat wa hum laa yuzlamoon

(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap orang datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi setiap orang diberi (balasan) penuh sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).

An-Nahl16:112 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ ءَامِنَةً مُّطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِّن كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ ٱللَّهِ فَأَذَٰقَهَا ٱللَّهُ لِبَاسَ ٱلْجُوعِ وَٱلْخَوْفِ بِمَا كَانُوا۟ يَصْنَعُونَ ۝١١٢

Wa darabal laahu masalan qaryatan kaanat aaminatam mutma'innatany yaaateehaa rizquhaa rghadam min kulli makaanin fakafarat bi an'umil laahi fa azaaqahal laahu libaasal joo'i walkhawfi bimaa kaanoo yasna'oon

Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) suatu negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezeki datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang mereka perbuat.

An-Nahl16:113 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَلَقَدْ جَآءَهُمْ رَسُولٌ مِّنْهُمْ فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمُ ٱلْعَذَابُ وَهُمْ ظَـٰلِمُونَ ۝١١٣

Wa laqad jaaa'ahum Rasoolum minhum fakazzaboohu fa akhazahumul 'azaabu wa hum zaalimoon

Dan sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, karena itu mereka ditimpa azab dan mereka adalah orang yang zalim.

An-Nahl16:114 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

فَكُلُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ حَلَـٰلًا طَيِّبًا وَٱشْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ ۝١١٤

Fakuloo mimmaa razaqa kumul laahu halaalan taiyibanw washkuroo ni'matal laahi in kuntum iyyaahu ta'budoon

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.

An-Nahl16:115 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةَ وَٱلدَّمَ وَلَحْمَ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ ٱللَّهِ بِهِۦ⁠ ۖ فَمَنِ ٱضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ۝١١٥

Innamaa harrma 'alai kumul maitata waddama wa lahmal khinzeeri wa maaa uhilla lighairil laahi bihee famanid turra ghaira baaghinw wa laa 'aadin fa innal laaha Ghafoorur Raheem

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi dan (hewan) yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah, tetapi barangsiapa terpaksa (memakannya) bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

An-Nahl16:116 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَلَا تَقُولُوا۟ لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ ٱلْكَذِبَ هَـٰذَا حَلَـٰلٌ وَهَـٰذَا حَرَامٌ لِّتَفْتَرُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ⁠ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ ۝١١٦

Wa laa taqooloo limaa tasifu alsinatukumul kaziba haaza halaalunw wa haazaa haraamul litaftaroo 'alal laahil kazib; innal lazeena yaftaroona 'alal laahil kaziba laa yuflihoon

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram," untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung.

An-Nahl16:117 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

مَتَـٰعٌ قَلِيلٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ ۝١١٧

Mata'un qaleelunw wa lahum 'azaabun aleem

(Itu adalah) kesenangan yang sedikit; dan mereka akan mendapat azab yang pedih.

An-Nahl16:118 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

وَعَلَى ٱلَّذِينَ هَادُوا۟ حَرَّمْنَا مَا قَصَصْنَا عَلَيْكَ مِن قَبْلُ⁠ ۖ وَمَا ظَلَمْنَـٰهُمْ وَلَـٰكِن كَانُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ ۝١١٨

Wa 'alal lazeena haadoo harramnaa ma qasasnaa 'alaika min qablu wa maa zalamanaahum wa laakin kaanoo anfusahum wa laakin kaanoo anfusahum yazlimoon

Dan terhadap orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu (Muhammad). Kami tidak menzalimi mereka, justru merekalah yang menzalimi diri sendiri.

An-Nahl16:119 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ عَمِلُوا۟ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَـٰلَةٍ ثُمَّ تَابُوا۟ مِنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوٓا۟ إِنَّ رَبَّكَ مِنۢ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ ۝١١٩

ع

Summma inna Rabbaka lillazeena 'amilus sooo'a bijahaalatin summa taaboo mim ba'di zaaalika wa aslahoo inna Rabbaka mim ba'dihaa la Ghafoorur Raheem

Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertobat setelah itu dan memperbaiki (dirinya), sungguh, Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Ruku' 16 · ayat 120–128
An-Nahl16:120 Perlu diulang Sudah dinilai
Buka di mushaf

إِنَّ إِبْرَٰهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِّلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ ۝١٢٠

Inna Ibraaheema kaana ummatan qaanital lillaahi Haneefanw wa lam yakuminal mushrikeen

Sungguh, Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan ḥanīf. Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang mempersekutukan Allah),

Awalan ayat berikutnya: شَاكِرًا لِّأَنْعُمِهِ ۚ …

Teks Utsmani · Terjemahan Kementerian Agama RI · Quran.com

Pengaturan

Pilih jumlah ayat yang nyaman untuk satu halaman. Posisi bacaanmu tetap disesuaikan.

Pilih ukuran yang nyaman untuk sesi membaca yang panjang.

Audio murottal

Audio murottal

Pilih suara qori yang menemani bacaanmu. Perubahan berlaku setelah halaman dimuat ulang.

Yang akan terjadi

Cari surat, ayat, dan halaman

Memuat tafsir…

Info membaca Al-Qur’an

Adab dan sunnah yang dianjurkan saat membaca Al-Qur’an.

  1. Dalam keadaan suci

    Berwudhu terlebih dahulu dan membaca di tempat yang bersih.

  2. Membersihkan mulut

    Bersiwak atau menggosok gigi, karena mulut adalah jalan bacaan Al-Qur’an.

  3. Menghadap kiblat dengan tenang

    Duduk dengan sopan dan khusyuk, menghadap kiblat bila memungkinkan.

  4. Membaca ta’awudz

    Memohon perlindungan kepada Allah dari setan sebelum membaca (QS. An-Nahl: 98).

  5. Membaca basmalah

    Di awal setiap surah, kecuali surah At-Taubah.

  6. Membaca dengan tartil

    Perlahan dan jelas sesuai kaidah tajwid (QS. Al-Muzzammil: 4).

  7. Memperindah suara

    Membaca dengan suara yang indah tanpa berlebihan.

  8. Merenungkan maknanya

    Tadabbur ayat yang dibaca (QS. Shad: 29).

  9. Memohon dan berlindung

    Memohon rahmat saat melewati ayat rahmat, dan berlindung kepada Allah saat melewati ayat azab.

  10. Sujud tilawah

    Sujud sekali saat membaca atau mendengar ayat sajdah (lihat tab Ayat sajdah).

Bacaan ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm.

Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Daftar hafalan

16. An-Nahl

Memuat daftar ayat…

    Sebagai tamu, catatan disimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya ke akun.

    Pilih kategori untuk ayat ini.

    Lihat semua bookmark

    Daftar bookmark

    Memuat bookmark…

    Kelola di halaman Bookmark

    Pindahkan tanda akhir bacaan?

    Hapus tanda akhir bacaan?

    Ayat mirip & berulang

    Ayat-ayat ini redaksinya hampir sama sehingga mudah tertukar saat menghafal. Kata yang disorot adalah pembedanya.

    Sama Pembeda

    sohibquran
    Kirim masukan
    S

    Sahabat Quran

    Mode tamu

    Nuri berdiri memejamkan mata sambil menangkupkan kedua tangan, memberi salam

    Assalamu’alaikum, aku Nuri!

    Aku akan menemanimu membaca, menghafal, dan murojaah Al-Qur’an. Yuk, kenalan sebentar dengan Sohib Quran.

    Nuri bersorak gembira dengan mata berbinar dan air mata haru, dikelilingi bintang

    Target harian tercapai

    MasyaAllah, luar biasa!

    Lihat hafalanku